
Kawan KISS FM.
Isu kelangkaan bahan bakar minyak atau BBM di Kabupaten Jember yang dikaitkan dengan konflik di Timur Tengah dipastikan tidak benar.
Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan stok BBM di wilayah tersebut dalam kondisi aman bahkan melimpah, sehingga masyarakat diminta tidak melakukan aksi panik buying.
Bupati Jember, Muhammad Fawait secara daring pada Kamis malam mengatakan kondisi dunia yang tengah dilanda konflik di Timur Tengah memang memunculkan kekhawatiran di masyarakat terkait pasokan energi.
Namun, berdasarkan data Pertamina, stok BBM di Jember tidak mengalami gangguan.
Menurut Fawait, anggapan bahwa perang antara Iran dan Amerika Serikat akan memicu kelangkaan BBM di Jember tidak terbukti di lapangan. Ia menegaskan pasokan BBM masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Karena itu, Fawait mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpancing kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Masyarakat juga diminta memanfaatkan momentum Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif, tidak perlu menghabiskan waktu dengan mengantre BBM di SPBU.
Fawait juga menegaskan bahwa kondisi antrean saat ini berbeda dengan beberapa bulan lalu ketika sempat terjadi kelangkaan BBM di Jember.
Saat itu, keterbatasan pasokan dipicu faktor cuaca serta pembangunan infrastruktur Gumitir yang memengaruhi jalur distribusi.
Sementara saat ini, tidak ada gangguan distribusi yang signifikan. Karena itu masyarakat diminta lebih bijak dalam menerima informasi, terutama kabar yang beredar di media sosial terkait menipisnya stok BBM.
Rusdi.
(222 views)