
Kawan KISS FM.
Masyarakat Jember diminta turut aktif mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk kontrol sosial, menyusul diberhentikannya tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tersebut.
Keluhan terkait menu yang dinilai tidak sesuai standar, dengan nilai di bawah Rp8 ribu, masih kerap muncul selama Ramadan. Sejumlah warga menyampaikan kritik, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Beberapa unggahan memperlihatkan menu berupa beberapa potong lontong, satu tusuk sate, acar, serta buah, yang dinilai belum memenuhi standar gizi dan nilai anggaran yang ditetapkan.
Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, meminta pemerintah merespons serius setiap keluhan masyarakat dan segera melakukan evaluasi terhadap kualitas menu yang dibagikan. Ia juga mengapresiasi langkah Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang menggelar rapat daring dengan para kepala SPPG di tengah pelaksanaan ibadah umrah, hingga berujung pada penonaktifan tiga SPPG.
Menurut Widarto, langkah tegas tersebut harus menjadi peringatan bagi SPPG lainnya agar menjalankan program sesuai ketentuan. Ia menegaskan monitoring perlu dilakukan secara rutin dengan melibatkan kepala SPPG, serta pengawasan ketat dari Satgas MBG agar program prioritas nasional tersebut tidak diselewengkan.
Widarto juga mendorong masyarakat untuk proaktif memberikan masukan, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Ia menilai partisipasi publik, termasuk dengan memotret dan membandingkan menu yang diterima dengan harga pasar, dapat menjadi kontrol efektif untuk penyempurnaan program.
Selama Ramadan, menu MBG umumnya berupa makanan kering atau siap saji seperti roti, buah, kacang, telur, dan sebagian dilengkapi susu. Ia mengingatkan pemerintah daerah agar turut mengantisipasi potensi inflasi akibat beroperasinya seluruh SPPG di Kabupaten Jember secara bersamaan.
Dengan pengawasan bersama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan MBG di Jember benar-benar memberikan manfaat optimal bagi peningkatan gizi anak-anak.
FIT.
(211 views)