Sejumlah Kecamatan di Jember Dilanda Banjir, Ratusan Warga Dievakuasi, Satu Meninggal

Banjir menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jember pada Jumat malam, 13 Februari 2026. Ratusan rumah warga di Desa Gumelar, Kecamatan Balung, serta Desa Curah Malang dilaporkan terendam dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Akibat peristiwa tersebut, ratusan warga terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Ketua Baret Rescue Jember, David Handoko Seto, menjelaskan bahwa banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Jember sejak siang hingga malam hari, terutama di kawasan hulu Sungai Bedadung dan Kalijompo. Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga akhirnya meluap dan menggenangi permukiman warga serta badan jalan.

Setelah menerima laporan, tim Baret Rescue bersama masyarakat dan relawan langsung melakukan proses evakuasi menggunakan perahu karet serta kendaraan roda empat penggerak ganda. Proses penyelamatan dilakukan sejak pukul 00.00 WIB hingga Jumat pagi. David berharap debit air segera surut agar warga dapat kembali ke rumah masing-masing.

Dalam kejadian tersebut, satu korban jiwa atas nama Siti Nur Fadilah dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik di wilayah Kaliwining. Jenazah korban telah dievakuasi ke Puskesmas Rambipuji.

David menambahkan, hingga Jumat pagi pihaknya belum dapat memastikan jumlah pasti kecamatan yang terdampak banjir karena tim masih fokus melakukan evakuasi di sejumlah titik.

Sementara itu, Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, membenarkan adanya kejadian banjir tersebut. Namun, ia menyatakan pihaknya masih melakukan asesmen di lapangan sehingga belum dapat menyampaikan rincian lebih lanjut terkait dampak dan jumlah wilayah terdampak. Hafit

(364 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.