Ribuan Marbot dan Ketua Kelompok Pengajian Perempuan di Jember Akan Terima Insentif Rp1,5 Juta

Nurul Hafidz Yasin

Kawan KISS FM.

Selain guru ngaji, marbot masjid serta ketua kelompok pengajian perempuan di Kabupaten Jember dipastikan akan menerima insentif sebesar Rp1,5 juta pada bulan Ramadhan 2026. Program ini menyasar sedikitnya 27 ribu penerima yang tersebar di seluruh wilayah Jember.

Para penerima insentif tersebut terbagi dalam tiga kelompok, yakni guru ngaji dan guru kitab non-Muslim sebanyak sekitar 22 ribu orang, marbot masjid sebanyak 3 ribu orang, serta 2 ribu ketua kelompok pengajian perempuan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Jember, Nurul Hafidz Yasin, mengatakan pemerintah daerah akan melakukan verifikasi terhadap calon penerima. Karena itu, camat serta kepala desa dan lurah se-Kabupaten Jember diminta segera menggelar musyawarah desa untuk mengusulkan nama-nama penerima insentif.

Hafidz menjelaskan, pada tahun 2026 terdapat penambahan kategori penerima insentif. Jika sebelumnya hanya guru ngaji, guru kitab non-Muslim, dan modin, maka tahun ini program tersebut diperluas dengan memasukkan marbot masjid serta ketua kelompok pengajian perempuan.

Adapun syarat bagi marbot dan ketua kelompok pengajian perempuan yang berhak menerima insentif, yakni bukan aparatur sipil negara (ASN), bukan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta tidak merangkap sebagai guru ngaji atau profesi lain yang telah mendapatkan anggaran dari APBN maupun APBD. 

Lebih lanjut, Hafidz menambahkan program tersebut merupakan bagian dari program strategis Pemkab Jember dengan total anggaran mencapai Rp46 miliar. Masing-masing penerima akan memperoleh insentif sebesar Rp1,5 juta yang direncanakan cair pada bulan Ramadhan, sekitar akhir Februari hingga awal Maret 2026.

<<<<<<<<<<<<< Fit

(318 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.