
Wakil Bupati Jember, Djoko Susanto, mengunjungi kios hingga gudang penyimpanan pupuk di kawasan Sumbersari, Selasa (28/10/2025). Dalam kunjungan tersebut, Djoko didampingi oleh Account Executive (AE) Pupuk Indonesia Jember, Slamet Saputra.
Djoko mengatakan, dalam kunjungannya, pihaknya hanya ingin memastikan stok pupuk di wilayahnya aman, pasca Presiden RI Prabowo Subianto menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20 persen. Di sisi lain, dia juga ingin memastikan tidak ada permainan harga di tingkat distributor hingga kios pupuk.
Ketika berkunjung kios tani barokah di Jalan MH Thamrin, Lingkungan Gladak Pakem, Kelurahan Sumbersari, Djoko sempat berdiskusi dengan pemilik kios. Kendati stok selalu tersedia dan harga sudah sesuai HET, namun ketika di musim tanam jagung, jatah pupuk yang diterima petani lebih sedikit dibandingkan ketika musim tanam padi.
Djoko kemudian mengunjungi gudang penyangga pupuk di Kranjingan. Dalam kunjungan itu, dia menyebut, stok pupuk masih aman hingga Desember 2025 untuk kebutuhan musim tanam pertama.
Seperti diketahui, sejak 22 Oktober, melalui keputusan Menteri Pertanian diputuskan HET pupuk bersubsidi jenis pupuk Urea turun, dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per kg. Kemudian pupuk NPK dari Rp2.300 menjadi Rp1.840 per kg.
Pupuk NPK Kakao dari Rp3.300 menjadi Rp2.640 per kg, pupuk ZA khusus tebu dari Rp1.700 menjadi Rp1.360 per kg dan pupuk organik dari Rp800 menjadi Rp640 per kg. (Ulil)
(333 views)