
Kawan KISS FM
Untuk menghindari bentrokan antar anggota perguruan silat, polisi mengimbau anggota perguruan membatasi penggunaan atribut. Atribut perguruan silat agar hanya digunakan saat ada kegiatan perguruan silat yang resmi.
Kabag Ops Polres Jember Kompol Istono, Kamis 19 Juni mengatakan tidak ada satu pun perguruan silat yang mengajarkan arogansi kepada anggotanya. Sehingga jika terjadi bentrok antar anggota perguruan silat, murni karena oknum, bukan atas dasar keputusan perguruan silat.
Sejauh ini, Polres Jember telah berupaya mencegah konflik antar perguruan silat dengan melibatkan pengurus semua perguruan silat yang ada di Jember. Selanjutnya, polisi mengimbau para anggota perguruan silat membatasi penggunaan atribut di ruang publik, termasuk saat acara kumpul-kumpul pada akhir pekan.
Atribut perguruan diimbau hanya dipakai saat mengikuti kegiatan resmi perguruan. Sebab, jika dipakai sembarangan di ruang publik, berpotensi menyeret perguruan saat terjadi benturan, meskipun konflik tersebut bersifat pribadi.
(338 views)