
Kawan KISS FM,
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Jember terus memperbaiki jalan-jalan berlubang yang membahayakan pengguna jalan. Melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC), setidaknya 11 titik di beberapa kecamatan sudah ditambal.
Namun, menurut Anggota Komisi C DPRD Jember, Agung Budiman pada Jumat, 2 Mei 2025, anggaran yang tersedia saat ini masih sangat terbatas, hanya sekitar Rp13 miliar. Jumlah itu belum cukup untuk menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Jember, terutama desa-desa pelosok yang juga mengalami kerusakan jalan.
Agung menegaskan bahwa Komisi C akan mendorong penambahan anggaran pada perubahan APBD Tahun 2025 mendatang. Jika memungkinkan, pihaknya akan mengusulkan agar anggaran tambal jalan ditingkatkan hingga Rp38 miliar.
Dari 11 titik yang sudah diperbaiki, sebagian besar masih berada di wilayah kota, seperti di tiga kecamatan utama, dan hanya beberapa di Kecamatan Sukowono. Ia berharap, ke depan jalan-jalan di desa, terutama yang menjadi akses utama bagi aktivitas pendidikan dan ekonomi, bisa diprioritaskan.
Sementara itu, Kepala DPUBMSDA Jember, Arif Liyantono, menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk delapan tim URC untuk percepatan perbaikan jalan. Setiap tim terdiri dari 15 orang, lengkap dengan armada dan baby roller atau alat pemadat tanah atau aspal yang berukuran kecil.
Perbaikan dimulai dari Kecamatan Sukowono dan akan terus diperluas ke wilayah lain.
(434 views)