
Kawan KISS FM,
Perjuangan panjang dan penuh kesabaran akhirnya membuahkan hasil manis bagi pasangan suami istri penjual sate ayam di Jember. Muhammad Ervan (54) dan istrinya, Mamik (50), akhirnya akan menunaikan ibadah haji tahun ini, setelah lebih dari dua dekade menabung dari hasil berjualan sate di pinggir jalan.
Keinginan untuk naik haji pertama kali muncul pada tahun 1998, saat Ervan mulai berjualan sate di Jalan Trunojoyo, Jember. Setiap sore, ia mendorong gerobaknya ke tepi jalan, berjualan hingga larut malam. Sedikit demi sedikit, ia menyisihkan uang hasil jualannya demi satu cita-cita besar: berangkat ke Tanah Suci. Dengan dukungan penuh dari istri dan anak-anaknya, tekad itu tak pernah padam.
Butuh waktu 14 tahun hingga tabungannya terkumpul sebanyak Rp80 juta, cukup untuk mendaftar haji pada tahun 2012. Tanpa penghasilan tetap atau gaji pensiun, menabung adalah satu-satunya jalan. Ervan tahu betul, jalan ini tidak mudah, tapi ia terus berusaha dan percaya bahwa suatu hari mimpinya akan menjadi nyata.
Kini, setelah 27 tahun sejak dirinya menabung, mimpi itu akhirnya tercapai. Pada 15 Mei 2025, pasangan ini dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci melalui Embarkasi Haji Sukolilo, Surabaya, bersama rombongan KBIHU Al Ghozalie di Kloter 50.
Menariknya, meski keberangkatan tinggal menghitung hari, semangat kerja Ervan tidak surut. Ia masih terus berjualan sate seperti biasa, melayani para pelanggan setianya, sambil menambah bekal untuk perjalanan ibadah nanti.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Jember, Nur Sholeh, mengatakan kisah Ervan ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Ervan adalah contoh nyata bahwa siapa pun bisa berangkat haji, asalkan sabar dan istiqamah.
(415 views)