
Kawan KISS FM
Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Pakusari dan sekitarnya pada Selasa sore, 25 Februari 2025, menyebabkan sungai yang melintasi Pesantren Islam Bustanul Ulum (IBU) Pakusari, Jember, meluap hingga menggenangi area asrama putri.
Akibatnya, empat santri yang diduga sedang mandi hampir hanyut terbawa arus deras yang masuk ke dalam gorong-gorong. Bahkan, salah satu dari mereka mengalami momen menegangkan karena terjebak di balik jeruji besi pengaman sungai.
Ketua Yayasan Pendidikan IBU Pakusari, Muhammad Hafidzi, mengungkapkan bahwa santri yang terjebak tersebut adalah Danil, siswa kelas IX SMP IBU yang berasal dari Desa Pace, Kecamatan Silo.
Menurut Hafidzi, sebelum hujan turun sekitar pukul 14.30 WIB, debit air sungai yang melintasi area pesantren putri sudah cukup tinggi, bahkan mencapai sekitar 50 cm di halaman asrama.
Melihat kondisi yang semakin berbahaya, pihak pesantren segera mengevakuasi para santri putri ke tempat yang lebih aman. Namun, di tengah upaya evakuasi, tiba-tiba terdengar teriakan minta tolong dari santri putra yang terseret arus.
Diduga, mereka sedang mandi saat hujan turun. Empat santri hanyut terbawa derasnya air, dan salah satunya terjebak di balik jeruji besi gorong-gorong.
Beruntung, keempat santri selamat meski mengalami luka memar akibat benturan saat terbawa arus di dalam gorong-gorong.
<<<< Hafit
(601 views)