
Kawan KISS FM
Satreskrim Polres Jember mengungkap modus dalam kasus pembunuhan bocah berusia 6 tahun di Desa Garahan, Kecamatan Silo. Pelaku berinisial MA sempat memukul dada korban berkali-kali sampai tak sadarkan diri.
Kasatreskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, mengatakan saat bersama pelaku di kebun kopi, korban berinisial FT ditegur karena sering berlarian. Namun, saat itu FT tidak mengindahkan teguran pelaku. Pelaku yang merasa jengkel langsung memukul dada korban berkali-kali hingga korban tak sadarkan diri.
Melihat korban tak kunjung bangun, pelaku mulai ketakutan. Pelaku kemudian berusaha agar aksinya tidak diketahui orang lain. Pelaku melepas baju dan sandal korban, lalu membakarnya.
Sedangkan jasad korban dimasukkan ke dalam karung, lalu dibawa sejauh 50 meter dari lokasi penganiayaan. Selanjutnya, pelaku menggali lubang menggunakan dahan kayu sedalam kurang lebih 50 sentimeter. Jasad korban kemudian dikubur di dalam lubang tersebut.
Diberitakan sebelumnya, bocah berusia 6 tahun di Desa Garahan, Kecamatan Silo, tewas di tangan tunangan ibunya. Empat hari pasca pembunuhan itu, pelaku berhasil ditangkap dan dihajar massa hingga babak belur.
<<< Rusdi
(477 views)