
Kawan KISS FM
Pabrik semen PT Imasco Asiatic berencana merumahkan 1.600 pekerja. Hal itu buntut dari kebijakan perusahaan yang menghentikan kegiatan produksi sejak 15 Januari 2025 lalu.
Hal itu disampaikan Humas PT Imasco Asiatic, Fendy, saat menerima kunjungan Pemkab Jember pada Kamis, 30 Januari 2025.
Menurut Fendy, PT Imasco berkomitmen mematuhi kesepakatan bersama yang telah disepakati pada 13 Januari 2025 lalu di Pendapa Wahyawibawagraha. Pasca kesepakatan itu, dapat dipastikan kebutuhan material sebanyak 10 ribu ton per hari tidak akan terpenuhi.
Karena itu, PT Imasco memilih menghentikan kegiatan produksi sejak 15 Januari 2025. Bahkan, seluruh aktivitas lainnya juga dihentikan sejak 27 Januari 2025 lalu. Jika masyarakat masih melihat aktivitas muatan semen, Fendy memastikan hanya untuk menghabiskan stok lama khusus kawasan terdekat.
Akibat penghentian kegiatan produksi tersebut, PT Imasco terpaksa akan merumahkan sebanyak 1.600 pekerja. Pemutusan hubungan kerja itu akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, akan ada 400 pekerja yang akan dirumahkan.
Sebelumnya, warga menghentikan aksi blokade jalan pasca ada kesepakatan terkait batasan tonase angkutan. Diketahui, dalam kesepakatan itu, kendaraan yang bisa melintas maksimal tonase angkutannya adalah 15 ton.
Rusdi
(649 views)