
Kawan KISS FM,
Kasus sebaran penyakit mulut dan kuku di sejumlah daerah di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Kasus sebaran PMK di Jember sendiri sudah lebih dari 1.000 kasus. Namun hingga Sabtu, 18 Januari 2025, Pemkab Jember belum memutuskan untuk menutup pasar hewan. Sementara ketersediaan vaksin juga terbatas.
Terbaru, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono bahkan meminta para pengusaha ternak melakukan pemberian vaksin PMK secara mandiri pada sapi-sapinya.
Dia mengimbau, agar pengusaha maupun peternak tidak perlu menunggu divaksin negara. Vaksin menurutnya bisa dibeli dengan harga antara Rp17.000-Rp25.000.
Merespons hal tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Jember, Elok Kristanti mengatakan, para peternak maupun pengusaha memang bisa membeli vaksin secara mandiri. Namun pihaknya tetap menyarankan agar pemberian vaksin dilakukan dengan melibatkan petugas puskeswan setempat.
Dia khawatir, pemberian vaksin secara mandiri tanpa melibatkan petugas akan membuat risiko lain yang tidak terprediksi dan merugikan peternak.
(539 views)