
Kawan KISS FM,
Banjir yang terjadi di Desa Curahnongko sejak Minggu, 1 Desember 2024, kini sudah surut. Kendati demikian, terdapat ratusan hektar lahan pertanian yang dilaporkan terendam banjir. Akibatnya, para petani yang kini menanam jagung, cabai hingga tembakau mengalami gagal panen.
Kepala Desa Curahnongko, Ismail Nawawi, mengatakan sedikitnya terdapat lebih dari 200 hektar sawah yang terendam banjir. Bahkan hingga Rabu, 4 Desember 2024, masih ada sekitar 30 hektar lahan pertanian yang terendam hingga ketinggian 50 sentimeter.
Ismail mengatakan terdapat lahan persawahan yang berstatus sengketa seluas 125 hektar, semua terdampak banjir. Dia berharap pemerintah bisa segera datang untuk meninjau lokasi terdampak dan melakukan normalisasi parit dengan mendatangkan alat berat.
Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian TPHP Kabupaten Jember, Luhur Prayogo, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pendataan. Namun dari pendataan sementara, jumlah sawah yang terdampak disebut tidak sampai ratusan hektar.
(535 views)