
Muspika Sukorambi mengambil langkah cepat setelah baliho keberadaan tuyul di Dusun Ampo, Desa Dukuhmencek, viral di media sosial. Muspika menurunkan dua baliho tersebut dengan alasan agar tidak menimbulkan keresahan, Kamis, 31 Oktober 2024.
Kapolsek Sukorambi, AKP Agus Yudi Kurniawan, mengatakan isu keberadaan tuyul yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya berpotensi menimbulkan permusuhan antarwarga. Warga bisa saja menuduh warga lainnya memelihara tuyul tanpa bukti yang jelas.
Selain itu, baliho tersebut bisa saja dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab, apalagi saat ini memasuki tahun politik yang rawan konflik.
Karena itu, pihaknya bersama camat, Danramil, dan tokoh masyarakat setempat mengambil langkah preventif dengan menurunkan baliho tersebut. Muspika juga mengimbau masyarakat agar menyimpan uang di bank.
Agus menjelaskan pemasangan baliho tersebut dilakukan setelah sejumlah warga mengaku kehilangan uang, mulai dari Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Bahkan, salah satu warga bernama Ningsih, penerima bantuan PKH, mengaku kehilangan uang hingga Rp500 ribu.
Rusdi
(622 views)