Relawan Jember Gotong Royong Bantu Warga Desa Jambearum Bangun Penampungan Air yang Sulit Terjangkau

Relawan Besronben Jember, Tagana, dan sejumlah kelompok peduli sosial terus mengawal warga Dusun Sumber Petung, Desa Jambearum, Kecamatan Sumberjambe, yang sulit mengakses air bersih.

Di Dusun Sumber Petung, terdapat 15 kepala keluarga (KK) yang sudah turun-temurun bergantung pada sumber mata air yang sulit dijangkau. Warga juga harus melewati jalan setapak yang cukup sulit, dan turun melewati tebing curam sedalam kurang lebih 150 meter dari pemukiman.

Usai melakukan asesmen, sejumlah relawan kini membantu membuatkan penampung air di sumber mata air secara permanen. Harapannya, warga bisa lebih mudah mengambil air tersebut, atau bila perlu bisa dipompa ke pemukiman warga.

Relawan Ben Sroben, Maya Cendrawasih, mengatakan, sambil membangun penampung air, pihaknya juga terus menghitung kemungkinan bisa dipompa. Sebab, posisi sumber mata air yang ada di tengah hutan juga belum ada saluran listrik yang terjangkau.

Selain jaringan listrik, bila memungkinkan untuk memompa sumber mata air tersebut, pihaknya juga membutuhkan banyak jenis pipa.

Maya menyebut pembangunan penampungan air kini sudah mencapai 40 persen. Warga harus gotong royong mengangkut satu per satu material, seperti semen dan pasir dalam karung, dengan menuruni tebing.

Sebelumnya diberitakan, sejak turun-temurun, 15 KK di Dusun Sumber Petung, Desa Jambearum harus berjuang mengambil air di bawah tebing.

Kondisi tersebut membuat warga membatasi diri hanya mandi satu hari sekali. Sementara jika digunakan untuk wudhu di waktu salat Dzuhur, diupayakan tidak batal hingga Ashar, atau jika perlu hingga Isyak.

Kecilnya sumber mata air ini membuat relawan berinisiatif secara gotong-royong untuk membangun penampungan aliran sumber mata air.

(530 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.