
Satreskrim Polres Jember memastikan video penangkapan pelaku begal di Kencong yang beredar di media sosial sejak Rabu 11 September kemarin adalah hoaks.
KBO Satreskrim Polres Jember, IPTU Bagus Dwi Setiawan, mengatakan aksi pembegalan yang terjadi di Dusun Jatisari, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong cukup membuat masyarakat Jember resah. Sebab, video korban yang terkapar dalam kondisi penuh luka beredar di media sosial.
Sejauh ini, polisi masih melakukan upaya penyelidikan untuk menangkap pelaku yang diduga begal tersebut.
Usai ramainya adanya korban pembacokan, tak lama kemudian muncul video tentang penangkapan pelaku. Padahal, sampai saat ini pelaku belum berhasil ditangkap, sehingga polisi memastikan video tersebut hoaks.
Kini, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk memburu para pelaku, termasuk melibatkan tim IT Polres Jember. Selain memeriksa saksi dan olah TKP, polisi saat ini masih terus mencari petunjuk melalui rekaman kamera CCTV.
Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan menjadi korban pembacokan saat melintas di Jalan Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong. Kendati pelaku berhasil melumpuhkan korban, namun pelaku tidak mengambil sepeda motor korban.
Rusdi
(508 views)