RILIS BPS JEMBER: TINGKAT KEMISKINAN MAKRO DI JEMBER TAHUN 2024 TURUN

Kepala BPS Jember Tri Erwandi saat memaparkan kemiskinan di Jember

Tingkat kemiskinan Kabupaten Jember pada tahun 2024 turun dibandingkan tahun 2023. Survei Badan Pusat Statistik (BPS) Jember mencatat selama tahun 2024 terdapat 11.690 jiwa penduduk Jember yang sudah berada di atas garis kemiskinan.

Kepala BPS Jember, Tri Irwandi, mengatakan bahwa pada tahun 2023 tercatat angka kemiskinan di Jember mencapai 9,51 persen atau 236.460 jiwa penduduk miskin. Sedangkan pada tahun 2024, angka kemiskinan turun menjadi 9,01 persen atau sebanyak 224.770 penduduk Jember yang masih berada di bawah garis kemiskinan.

Tak hanya dari angka kemiskinan makro, indeks kedalaman kemiskinan juga mengalami penurunan. Indeks kedalaman kemiskinan di Jember pada tahun 2024 disebut turun sebesar 0,16 persen dibandingkan tahun 2023 dari 1,17 menjadi 1,01 persen.

Sedangkan indeks keparahan kemiskinan di Kabupaten Jember pada tahun 2024 juga mengalami penurunan sebesar 0,04 persen dibandingkan tahun 2023. Indeks keparahan kemiskinan di Jember saat ini sebesar 0,180 persen.

Sementara itu, garis kemiskinan Jember tahun 2024 sebesar Rp459.043 per kapita per bulan. Dengan penurunan angka kemiskinan, artinya daya beli masyarakat Jember di tahun 2024 cukup baik.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan bahwa penurunan kemiskinan di Jember salah satunya karena adanya program event-event besar yang melibatkan UMKM. Omset UMKM di Jember tahun 2023 lalu mencapai Rp12,75 miliar.

(1.006 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.