Musim Kemarau Namun Masih Turun Hujan, BPBD Jember Sampaikan Penyebabnya

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Penta Satria (istimewa)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember menyampaikan alasan mengapa di bulan Juni yang seharusnya sudah memasuki musim kemarau, namun masih terjadi turun hujan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Penta Satria mengatakan, berdasarkan hasil analisa BMKG, musim kemarau sebenarnya sudah berlangsung sejak Mei hingga September 2024 nanti.

Hujan masih turun dengan intensitas rendah karena terjadi penguapan air laut yang sporadis. Untuk itu, hujan seringkali terjadi pada sore hari. .

Lebih lanjut, Penta mengimbau agar masyarakat terus memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG. Sebab pada pekan ini, juga dilaporkan potensi terjadinya banjir rob di kawasan pesisir pantai selatan.

Peningkatan pasang air laut ini terjadi karena fenomena fase bulan baru atau New Moon.

Akibatnya, beberapa hari ke depan kawasan pesisir terancam mengalami pasang maksimum dan surut minimum dengan ketinggian air pasang mencapai 120 cm sampai dengan 150 cm.

ULIL.

(1.073 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.