
Sodikun, warga Desa Kertonegoro Kecamatan Jenggawah menginginkan nama baiknya segera pulih kembali. Hal ini disampaikan pasca dirinya dituduh menjual anaknya. Akibat tuduhan itu ia sering mendapatkan pertanyaan dari masyarakat yang masih menaruh rasa curiga.
Kaur Perencanaan Desa Kertonegoro Kecamatan Jenggawah, Ahmad Jakfar mengatakan, meskipun Sodikun berkali-kali membantah tuduhan memperjual belikan putrinya, namun ia masih kerap didatangi warga dan sanak saudaranya.
Mereka sering mengajukan pertanyaan kebenaran informasi yang beredar itu. Banyak pertanyaan yang ditujukan membuat Sodikun merasa tertekan.
Atas kondisi tersebut, Sodikun berharap jalur hukum yang ditempuhnya bisa secepatnya mendapatkan titik terang. Sebab, pasca membuat laporan, Sodikun maupun putrinya belum pernah dipanggil polisi untuk menjalani pemeriksaan.
Sejauh ini Sodikun hanya bisa menunggu perkembangan laporan yang telah dibuat di Polres Jember pada tanggal 03 Mei 2024 lalu.
Diketahui, saat membuat laporan ke Polres Jember, Sodikun didampingi Ahmad Jakfar dan Kepala Dusun setempat bernama Misno. Dalam laporannya, Sodikun melaporkan dua orang warga Kecamatan Jenggawah dan pemilik akun Youtube Pratiwi Noviyanthi.
<<<< rusdi
