Dikhawatirkan Ganggu Jemaah Haji, Pemkab Jember Imbau Pihak Keluarga Tak Terlalu Sering Telepon

Jemaah Calon Haji Kabupaten Jember bersiap berangkat menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya dari Pendopo Wahyawibawagraha Jember

Pemerintah Kabupaten Jember mengimbau agar para keluarga jemaah haji tidak terlalu sering menghubungi melalui jalur telepon. Dikhawatirkan komunikasi yang terlalu sering akan mengganggu proses ibadah para jemaah di Tanah Suci Mekkah.
 
Seperti diketahui, sebanyak 2.695 JCH asal Kabupaten Jember yang tergabung ke dalam 7 kloter plus satu kloter gabungan, seluruhnya telah berangkat menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Kloter 43 jadi yang terakhir berangkat dari Pendopo Wahyawibawagraha Jember pada pukul 11.30 WIB, Selasa 21 Mei 2024.
 
Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember Achmad Mushoddaq mengatakan seluruh JCH dari kloter 36 hingga 43, sudah harus terbang dari dari Bandara Juanda Surabaya sejak tanggal 20 hingga 22 Mei 2024.
 
Lebih lanjut Mushoddaq mengatakan para keluarga jemaah cukup banyak memberikan dukungan doa agar proses ibadah para jemaah haji diberikan kelancaran.
 
Pihaknya memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi para jemaah selama menjalani ibadah haji. Perkembangan terbaru akan terus dipantau melalui grup Whatsapp yang sudah dibentuk.

<<<<<ulil

(682 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.