Hendy Siswanto Akui Komunikasi dengan Relawan dan Partai Selama Menjabat Bupati Seakan Terputus

Bupati Jember Hendy Siswanto

mengakui kurangnya komunikasi dengan para relawan dan partai yang mendukungnya pada Pilkada tahun 2020 lalu. Bahkan Hendy menyebut komunikasi dengan relawan dan partai seakan-akan terputus.
 
Kepada sejumlah wartawan, Sabtu 11 Mei, Hendy menjelaskan, selama 3 tahun 3 tiga bulan memimpin Jember, menurutnya tidak mudah. Saat awal kepemimpinannya, terjadi Pandemi Covid-19, sehingga Hendy mengaku tidak bisa keluar kota untuk menarik investasi ke Jember.
 
Selain itu, Hendy juga mengaku selama ini fokus membenahi infrastruktur jalan dan sekolah rusak. Termasuk di bidang pertanian, Pemkab Jember membangun pabrik pupuk organik untuk mengatasi persoalan keterbatasan pupuk bersubsidi.
 
Dengan segala persoalannya itu, Hendy sampai tidak memiliki cukup waktu untuk berkomunikasi dengan para relawan dan partai politik pendukungnya. Bahkan komunikasi sejak awal memimpin Jember sampai saat ini seakan-akan terputus.
 
Lebih jauh Hendy menjelaskan, sejauh ini ia belum berhasil memenuhi semua janji politiknya yang dituangkan dalam visi misi saat Pilkada 2020 lalu. Hendy meminta warga memberikan penilaian secara realistis dengan tidak mengabaikan kondisi saat Pandemi Covid-19.
 
<<<<rusdi

(782 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.