
Para petani di kawasan Jember selatan mulai dari Jenggawah, Ambulu, Wuluhan hingga Puger kini sedang memasuki puncak panen raya padi. Kendati demikian harga padi kering sawah per hari ini, Senin 22 April masih rendah berkisar Rp4.800 hingga Rp5.200 per kg.
Tidak hanya itu, akibat kondisi cuaca buruk, banyak tanaman padi yang roboh menjelang musim panen raya. Akibatnya banyak kualitas gabah yang rusak hingga produktivitas menurun.
Ketua Asosiasi Petani Pangan Jatim, Jumantoro mengatakan, para petani berharap paling tidak jika harga beras di pasaran masih Rp14.000 per kg, maka harga gabah minimal bisa Rp6.500 sampai Rp7.000 per kg kering panen. Namun kenyataannya, harga padi ada yang masih di bawah HPP Rp5.000.
Dia mencontohkan, padi milik petani yang roboh harusnya bisa dibeli dengan harga Rp5.200, namun akhirnya dibeli seharga Rp4.500 per kg karena kondisi gabah yang rusak, mulai menghitam. Sementara itu, produksi panen juga turun yang biasanya per setengah hektar mendapatkan 2,8 ton, kini cuma mendapat 1,8 ton.
<<<< ulil
(1.157 views)