BPBD Jember Minta Masyarakat Tak Membakar Lahan untuk Bercocok Tanam

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan baru dengan cara membakar.
 
Kepala BPBD Jember Widodo Julianto mengatakan, memasuki musim penghujan, masyarakat biasanya banyak yang bersiap diri untuk membuka lahan untuk bercocok tanam.
 
Saat ini, kata Widodo, Pemkab Jember telah menetapkan status siaga bencana menghadapi hidrometeorologi basah. Hujan beberapa kali sudah konsisten turun, namun kini di akhir Desember 2023, cuaca panas kembali terjadi. Anomali ini diduga akibat dari dampak el-nino.
 
Suhu panas hingga kekeringan bahkan masih banyak terjadi di kawasan Jember selatan. Sementara di kawasan Jember kota dan utara, hujan relatif lebih sering terjadi.
 
Widodo menyebut, berdasarkan hasil analisa sementara bersama BPMKG, puncak musim hujan baru terjadi di bulan Januari atau Februari 2024. Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat tetap waspada dengan perubahan cuaca ekstrem dari penghujan ke panas dengan suhu hingga 33 derajat celcius.
 
<<<<ulil

(515 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.