Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama di Indonesia

Wakil Sekretaris Pokja Moderasi Beragama Kementerian Agama, Imam Syafi’i, menegaskan pentingnya pemahaman moderasi beragama di Indonesia. Hal ini disampaikan Imam saat menjadi nara sumber program penguatan moderasi beragama di Kampus UIN KHAS Jember, Jum’at, 4 Agustus 2023
 
Dia menjelaskan bahwa mahasiswa harus memahami dan mengerti keberagaman, yang ada di Indonesia. Keberagaman itu, menjadi anugerah yang luar biasa dibandingkan dengan negara lain. Namun ditengah keberagaman suku, budaya dan rasa serta agama, bangsa Indonesia mampu merawatnya dengan baik, dengan sikap moderat.
 
Karena itu, untuk mengantisipasi potensi konflik di masa mendatang, maka seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, harus memiliki pemahaman yang moderat atau tawassuth. Sikap moderat, akan menjadi perekat ditengah keberagaman.
    
Senada dengan Imam Syafi’i disampaikan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN KHAS Jember, Dr. Zainal Abidin. Dia menjelaskan LP2M UIN KHAS Jember, memiliki pusat kajian moderasi beragama. Salah satu programnya adalah penguatan moderasi beragama, segmennya ada dosen, karyawan, mahasiswa dan masyarakat. Untuk kegiatan hari ini adalah untuk segmen mahasiswa.
    
Dia menjelaskan moderasi beragama yang disusun oleh Kementerian Agama RI bukan hanya untuk satu agama, tetapi untuk semua agama. Dia menegaskan istilah  moderasi beragama, bukan moderasi agama. Jadi, yang dimoderatkan adalah cara pandang, sikap, dan perilaku beragama yang moderat.
   
Menurutnya, ada empat indikator moderasi beragama yaitu nasionalisme, toleransi, anti kekerasan, dan akomodasi terhadap budaya lokal.
     
Imam Syafi’i menambahkan tujuan kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan dan menguatkan wawasan moderasi beragama pada mahasiswa. Minimal, mahasiswa memahami dan menerapkan nilai-nilai moderasi beragama pada diri dan keluarga, atau bahkan ikut meluruskan faham keagamaan yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan. (Hafid)

(583 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.