Satu hari sebelum pemberangkatan, seluruh koper Jamaah Calon Haji (JCH) Jember, harus sudah berada di kantor KEMENAG Jember. Sebab, koper jamaah akan langsung dikirim Asrama Haji Sukolilo Surabaya, sehari sebelum pemberangkatan jamaah.
Menurut kepala kantor KEMENAG Jember, Akhmad Sruji Bahtiar, seluruh koper jamaah secara bertahap sudah dikirim ke jamaah yang tergabung 6 kloter ( kelompok terbang) jamaah asal Jember. Yakni kloter 55, kloter 56, kloter 57 dan kloter 67, kloter 68 serta kloter 69.
Dijelaskan bahan koper jamaah tahun 2023 ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya berbahan kain, sehingga memungkinkan mengirimkan koper tersebut secara bersamaan. Namun untuk tahun ini berbahan fiber sehingga memakan banyak tempat. Karena itu, pengiriman juga dilakukan secara bertahap.
Sruji meminta jamaah untuk mengumpulkan koper di kantor Kemenag Jember h – 1 pemberangkatan Jika jamaah berangkat Selasa, 13 Juni, maka Senin 12 Juni 2023, seluruh koper sudah berada di kantor Kemenag Kabupaten Jember. Dengan demikian, jamaah tidak usah memikirkan lagi membawa koper besar. Selain itu, setiap kesempatan pelatihan manasik haji selalu disampaikan apa saja yang dilarang dan boleh dimasukkan ke tas besar dan tas tenteng.
Sruji menambahkan, saat pemberangkatan jamaah hanya boleh membawa barang dengan berat total 27 kilogram yang terdiri 20 kilogram tas besar serta 7 kilogram untuk tas tenteng.
Diketahui, jumlah JCH Kabupaten Jember, yang berangkat tahun 1444 hijriah atau 2023 masehi sebanyak 2.318 jamaah, yang terbagi dalam 6 kloter. Untuk kloter 55, kloter 56, dan kloter 57, masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya Selasa, 13 Juni 2023. Sedangkan kloter 67, kloter 68 dan kloter 69, harus masuk Asrama Haji, Sabtu 17 Juni 2023. (Hafit)
(554 views)