Remaja yang Gantung Diri di Sukorambi Sering Kesurupan

Moh Akbar Setyawan seorang remaja, warga Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Selasa siang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di pohon setinggi 7 meter. Sebelum memanjat pohon di dekat rumahnya itu, korban terlihat seperti orang sedang kesurupan.

Kanitreskrim Polsek Sukorambi, Aipda Teguh Siswanto menceritakan,Selasa pukul 10.15 WIB, korban menunjukkan luka robek di tangan kirinya kepada ibunya yang sedang duduk di teras rumah. Selang 30 menit kemudian korban menyalami ibunya dan lari ke halaman sambil membawa tali.

Menurut keterangan ibu korban, saat itu korban lari dengan cepat dan tiba-tiba sudah berada di atas pohon kemundung setinggi 7 meter. Tanpa sepatah katapun korban terlihat melilitkan tali yang dibawa ke lehernya, kemudian langsung melompat.

Saat kejadian itu ayah korban sempat berusaha menolong, namun pada akhirnya gagal karena tidak bisa memanjat pohon setinggi 7 meter tempat korban gantung diri. Jasad korban baru berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Lebih lanjut Teguh menjelaskan, menurut keterangan keluarga korban, korban memang sering terlihat seperti orang sedang kesurupan. Bahkan korban juga sering tidak sadar dengan apa yang telah dilakukannya.

Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Luka robek di tangan kiri korban diduga kuat karena terkena pecahan kaca saat memukul meja kaca di ruang tamu. Karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jasad korban, sehingga jenazah korban diserahkan untuk dimakamkan.

(671 views)