Beredar kabar bupati beserta pejabat lainnya termasuk sekda dan kepala BPBD, mendapat honor puluhan juta rupiah sebagai tim pemakaman pasien covid. Anggota pansus Covid DPRD Jember Hadi Supaat menilai sangat tidak etis pejabat Pemerintah mendapat honor dari pemakaman warganya.
Hadi mengaku kaget ketika hari ini mendapat data, ternyata bupati, sekda, kepala BPBD dan kabid logistik BPBD mendapat honor hingga 70 juta rupiah lebih, dari anggaran pemakaman pasien covid. Padahal realitanya para pejabat dalam daftar tersebut tidak pernah muncul dalam setiap proses pemakaman. Sehingga kesan yang muncul pejabat pemerintah daerah menari diatas penderitaan warganya.
Hadi mengaku belum tahu darimana asalnya ide honor bagi para pejabat ini muncul. Pemberian honor bagi 4 orang pejabat pemkab sebesar 100 ribu rupiah setiap pemakaman pasien covid sangat tidak etis. Untuk itu Hadi mendedak agar para pejabat tersebut mengembalikan honor yang diterimanya, untuk digunakan keperluan penanganan covid lainnya.
Sementara Bupati Jember dan sekkab ketika dikonfirmasi melalui telefon selularnya tidak dijawab. Plt Kepala BPBD Djamil saat dikonfirmasi melalui telefon selularnya minta wartawan menemuinya langsung Di kantor BPBD. Namun saat didatangi di kantornya, Djamil yang juga didampingi kabid logistik BPBD Penta Satria tidak bersedia berkomentar.
(791 views)