Meski izin kegiatan wisuda luring atau offline ditolak oleh Polsek Kaliwates, namun ternyata Selasa pagi, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember tetap menggelar wisuda luring tersebut.
Kapolsek Kaliwates, Kompol Edi Sudarto menjelaskan, sebelumnya pihak kampus datang ke Mapolsek Kaliwates untuk meminta izin kegiatan wisuda secara luring. Namun, mengingat Kaliwates masuk zona merah ditambah beberapa waktu lalu di UIN Khas Jember terjadi klaster penyebaran covid-19, akhirnya sesuai kesepakatan Muspika permintaan izin tersebut ditolak.
Namun ternyata lanjut Edi, Selasa pagi pihaknya menerima informasi bahwa acara wisuda tetap digelar secara luring. Atas kejadian tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Kapolres Jember.
Beberapa jam kemudian, pihaknya langsung mendatangi Uin Khas Jember untuk membubarkan acara wisuda tersebut. Namun, ternyata wisuda itu digelar secara singkat, sehingga saat petugas tiba di lokasi acaranya sudah selesai.
Lebih lanjut Edi mengimbau kepada panitia, agar wisuda lanjutan yang rencananya akan digelar besok pagi dilakukan secara daring. Sementara Wakil Rektor III UIN Khas Jember, Hefni Zain hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi.
(800 views)