Larangan mudik dari pemerintah akibat masih terjadinya pandemi, membuat tingkat hunian hotel di Jember mengalami penurunan drastis. Demikian fisampaikan ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia PHRI Jember Teguh Suprayitno.
Menurut Teguh, diawal bulan Ramadhan ini tingkat hunian hotel di Jember masih berada diangka 45 persen. Kondisi ini berbanding terbalik dengan restauran, yang diawal bulan ramadhan ini justru mengalami peningkatan, karena banyak masyarakat yang datang untuk berbuka puasa.
Teguh memperkirakan kondisi hotel akan semakin terpuruk, jika memang pemerintah melakukan larangan mudik. Tingkat hunian hotel akan turun drastis, akibat tidak ada kunjungan tamu dari luar kota yang menginap.
Selama ini lanjut Teguh, tingkat hunian hotel di Jember mengalami peningkatan saat menjelang lebaran. Namun dengan adanya larangan mudik akibat pandemi, diperkirakan justru akan mengalami penurunan hingga lebih dari 50 persen dibanding hari biasanya.
(810 views)