Penyertaan Modal Perumdam Tirta Pandhalungan Ditunda Karena Dinilai Tidak Sebanding Dengan Hasilnya

Penyertaan modal Perumdam Tirta Pandhalungan sebenarnya sudah tercantum dalam perda penyertaan modal. Meski demikian DPRD dan Pemkab Jember sepakat menundanya, karena dinilai hasil yang akan didapat dari penyertaan modal tersebut tidak sebanding.

Ketua komisi C DPRD Jember David Handoko Seto mengatakan, ada beberapa alasan kenapa DPRD minta agar penyertaan modal terhadap perumdam tirta pandhalungan ditunda. Diantaranya penyertaan modal tersebut tidak sejalan dengan progam prioritas bupati, yakni perbaikan infrastruktur.

Selain itu ternyata DPRD baru tahu, jika dengan penyertaan modal yang akan diberikan pemkab senilai 25 milyar, Perumdam hanya akan mendapat bantuan dari pusat senilai 16 milyar. Padahal semangat awal diberikannya penyertaan modal kepada perumdam sebagai stimulus anggaran dari pusat. Tapi ternyata bantuan pusat lebih kecil dibandingkan penyertaan modal dari pemkab.

David menilai rencananya penyertaan modal itu akan dipakai untuk progam sambungan gratis kepada masyarakat. Tetapi setelah dievaluasi, progam tersebut tidak efektif akibat sosialisasi yang dilakukan Perumdam sangat lemah. hanya 3 bulan setelah dipasang, terpaksa harus dicabut karena masyarakat penerima progam tidak mampu membayar iuran bulanan.

Sementara direktur Perumdam Tirta Pandhalungan Ady Setyawan, mengaku belum tahupenyertaan modal masuk dalam APBD 2021 atau tidak, sebab sampai hari ini dirinya belum mendapat pemberitahuan secara resmi. Meski demikian Ady akan menerima apapun keputusan bupati sebagai komisaris Perusahaan daerah.

(803 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.