Dinas perikanan dan kelautan mengusulkan anggaran operasional senilai 25 juta rupiah dalam APBD 2021, untuk distribusi ribuan pelampung nelayan yang hingga saat ini menumpuk di dalam gudang.
Menurut plt kepala Disperikel Jember Tigo Dewanto, sampai saat ini dari total.pengadaan 55 ribu pelampung nelayan, baru sekitar 16 ribu pelampung yang sudah terdistribusikan. Salahsatu yang menjadi kendala, selain SK penerima ribuan pelampung tersebut baru turun tahun 2020 lalu, juga akibat tidak adanya anggaran untuk operasional pendistribusian.
Setelah dihitung lanjut Tigo, dibutuhkan anggaran sekitar 25 juta rupiah untuk biaya operasional distribusi ribuan pelampung tersebut kepada para nelayan. Rencananya kebutuhan operasional itu akan diajukan dalam APBD 2021.
Sebelumnya komisi B DPRD Jember dibuat kaget dengan keterangan Disperikel, yang menyatakan bahwa SK bupati tentang daftar penerima bantuan pelampung baru turun akhir 2020 lalu. Padahal 55 ribu pelampung tersebut merupakan pengadaan tahun 2019. Harusnya jika sesuai aturan, daftar penerima sudah harus ada dalam perencanaan, sebagai dasar pemkab dalam melakukan pengadaan.
(696 views)