Pasangan suami istri warga kelurahan Bintoro Patrang, Selasa siang ditemukan Tewas. Khotijah ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar, sedangkan Ahmad Riyanto suaminya ditemukan tewas gantung diri, di kebun milik warga 500 meter dari rumahnya.
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Frans Delanta Kembaren menceritakan, warga sekitar sempat heran ketika melihat anak korban yang masih berusia 3 tahun, menangis histeris sambil menunjuk ke dalam rumahnya. Ketika dicek kedalam rumah, ternyata korban atas nama Khotijah sudah meregang nyawa dalam posisi telentang, dengan 4 luka robek dibagian kepala.
Warga kemudian berusaha mencari suami korban, beberapa menit kemudian warga menemukan suami korban juga tewas gantung diri, di kebun milik warga sekitar 500 meter dari rumahnya. Khotijah diduga tewas akibat dianiaya oleh suaminya sendiri menggunakan sebatang kayu, yang ditemukan di dalam kamar tidak jauh dari posisi mayat korban.
Usai membunuh istrinya, Riyanto nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tambang berwarna biru, yang diikatkan ke batang pohon di kebun milik salahsatu warga. Dugaan sementara peristiwa ini terjadi karena masalah ekonomi keluarga.
Sementara warga setempat mengatakan, pasangan suami istri ini dikaruniai satu orang anak berusia 3 tahun. Khotijah merupakan warga asli Pontianak Kalimantan Barat, dan baru 3 tahun tinggal di lingkungan Semenggu kelurahan Bintoro. Sedangkan suaminya baru satu tahun belakangan tinggal bersama, setelah sebelumnya bekerja sebagai TKI di Malaysia.
(1.076 views)