Dua kawanan pembobol toko emas di Desa Jenggawah Kecamatan Jenggawah berinisial SH dan MZ keduanya warga Kabupaten Malang, terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan timah panas. Karena mengancam keselamatan warga dan polisi. Kamis siang satu anggota komplotan lainnya berinsial BD menyerahkan diri ke Mapolsek Jenggawah.
Kapolsek Jenggawah AKP Sunarto menceritakan, 10 hari yang lalu kedua tersangka melakukan survei ke TKP. Rabu pagi mereka berangkat dari Malang pukul 09.00 wib dan tiba di Jember pukul 16.30 wib. Setelah melihat situasi sekitar TKP kedua pelaku sekitar pukul 18.30 wib mereka mulai melancarkan aksinya dengan melubangi tembok.
Meski aksi kedua tersangka diketahui warga, namun warga tidak berani mendekat karena kedua tersangka mengancam akan menbunuh siapapun yang mencoba menghalanginya. Beruntung selang beberapa menit kemudian anggota Polsek Jenggawah datang ke TKP. Belum sempat mencuri emas di TKP, kedua tersangka berhasil ditangkap setelah kakinya dilumpuhkan dengan tembakan timah panas.
Satu tersangka lainnya berinisial BD lanjut Sunarto sempat berhasil melarikan diri. Namun karena merasa takut juga ditembak akhirnya yang bersangkutan sekitar pukul 11.00 wib menyerahkan diri ke Mapolsek Jenggawah.
Lebih lanjut Sunarto menjelaskan, berdasarkan catatan kepolisian kedua tersangka merupakan residivis yang pernah membobol toko emas di Pekalongan dan toko handphone. Akibat perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.
(1.328 views)
