Pasca larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19, PT. Angkasa Pura I mulai hari ini hingga 1 Juni mendatang, menutup sementara operasional 15 bandara yang dikelolanya. 15 bandara yang ditutup diantaranya bandara ngurag rai bali dan bandara juanda Surabaya.
Vice President Corporate Secretary PT. Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan melalui rilis resminya menjelaskan, untuk mendukung kebijakan pemerintah pihaknya menutup operasional 15 bandara yang dikelolanya. Penerbangan hanya dilakukan untuk melayani yang dikecualikan seperti pesawat cargo, pesawat pemulangan WNA atau WNI, Penerbangan pimpinan lembaga tinggi negara dan tamu kenegaraan, serta operasional penerbangan untuk penegakan hukum.
Meski demikian lanjut Handy, bandara masih beroperasi khusus untuk melayani pengembalian tiket atau penjadwalan ulang keberangkatan, kepada calon penumpang yang sudah terlanjur membayar. Namun mekanisme dan jadwal pengembalian tiket diatur oleh masing-masing maskapai. Masyarakat yang akan melakukan pengembalian tiket, diharapkan menghubungi call center maskapai terlebih dahulu untuk dijadwal, agar tidak terjadi penumpukan di bandara.
Pihaknya menurut Handy, juga sudah melakukan pengaturan parking stand di setiap bandara untuk pesawat yang akan parkir dalam waktu lama dimasa pandemi corona ini, agar tidak mengganggu pesawat cargo dan pesawat pengangkut logistik yang masih tetap beroperasi normal.
(1.146 views)