Bupati Akui Masih Ada Praktek Pungli dalam Pengurusan Adminduk di Jember

IMG_20180818_094247Bupati Jember Faida mengakui hingga saat ini masih banyak praktek makelar atau percaloan dalam layanan adminduk di Dispenduk Capil Jember. Sehingga pengurusan adminduk yang mestinya gratis, masyarakat terpaksa masih harus membayar.

Kepada sejumlah wartawan Faida menjelaskan, meski dirinya berusaha memberantas pungutan liar di Lingkungan Pemkab Jember, namun masih banyak masyarakat Jember menggunakan jasa makelar atau calo dalam mengurus adminduk, dengan harapan agar mendapat layanan prioritas.

Akibatnya masyarakat yang semestinya mendapat pelayanan gratis, terpaksa harus membayar pungutan liar kepada oknum yang tidak bertanggung jawab. Padahal menurut Faida, lamanya pengurusan adminduk di Kabupaten Jember tidak ada kaitannya melalui calo atau tidak. Tetapi murni akibat adanya dugaan megakorupsi KTP Elektronik, yang berdampak pada terbatasnya blanko KTP Elektronik.

Meski mengakui masih banyak praktek percaloan di Dispenduk Capil Jember, Faida mengaku butuh waktu untuk meniadakan segala bentuk percaloan di Dispenduk Capil. Faida berjanji akan menjatuhkan sanksi berat kepada siapapun pejabat di lingkungan pemkab jember, yang terbukti melakukan pungli.

(985 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.