Lemahnya Komunikasi Pemkab Menyandera Kepentingan Masyarakat

Lemahnya komunikasi merupakan faktor utama penyebab tersanderanya kepentingan masyarakat Jember di tahun 2018. Demikian disampaikan Pengamat Politik Pemerintahan dan Kebijakan Publik Universitas Jember Rahmad Hidayat.

Kepada sejumlah wartawan Rahmad menjelaskan, sikap Bupati yang cenderung ingin selalu menang dan dipatuhi dalam setiap kebijakannya saat berhadapan dengan Parlemen, menyebabkan kepentingan masyarakat tersandera. Ditambah lagi kurang baiknya proses komunikasi di internal Pemkab maupun dengan Parlemen.

Sebelum mengeluarkan kebijakan, mestinya Bupati mendengarkan masukan dari berbagai pihak termasuk Parlemen. Rahmad menilai lemahnya komunikasi terlihat jelas, ketika Bupati mengabaikan hasil Pembahasan KUA PPAS antara Badan Anggaran dan Tim Anggaran. Padahal mestinya dalam Pembahasan KUA PPAS, posisi tim anggaran mewakili Bupati.

Rahmad juga mempertanyakan peran partai pengusung pasangan Bupati dan Wakil Bupati, yang sejauh ini masih belum terlihat. Padahal mestinya keberadaan legislator partai pengusung, mampu menjadi jembatan antara Bupati dengan Parlemen. Namun nyatanya sudah dua tahun berjalan, komunikasi antara Bupati dengan Parlemen masih belum cair.

(934 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.