Penyebab utama Kabupaten Jember beberapa tahun terakhir tidak lagi mendapat Adipura, di antaranya karena kondisi Pasar Tanjung yang kotor. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember Anas Ma’ruf.
Menurut Anas, setelah melakukan analisa atas kondisi Pasar Tanjung saat ini, dirinya belum bisa menemukan solusi selain rehabilitasi Pasar Tanjung. Meski rencana rehabilitasi tersebut juga belum bisa dilakukan, karena anggaran konsultasi perencanaan tidak bisa terserap tahun ini.
Salah satu yang menjadi penilaian oleh Tim Adipura menurut Anas, kebersihan pasar tradisional. Sedangkan di Pasar Tanjung tatanan pedagang terkesan semrawut, dan kondisinya sangat kotor.
Lebih jauh Anas menjelaskan, untuk melakukan rehabilitasi Pasar Tanjung, saat ini pihaknya masih merumuskan relokasi 2500 pedagang, yang saat ini masih aktif berjualan di Pasar Tanjung.
(986 views)