Kapolres Jember Akbp Kusworo Wibowo, menyarankan adanya pertemuan rutin Forkopimda seetidaknya sebulan sekali, agar tidak sering muncul kebijakan sepihak yang justru menimbulkan persoalan bagi pihak lain.
Hal ini disampaikan Kusworo dalam hearing bersama DPRD dan Dinas PU Cipta Karya, ketika membahas persoalan bentrok antara Bonek dan PSHT jelang laga Persebaya melawan Semeru FC Lumajang di Stadion JSG.
Bentrok dua kelompok massa yang terjadi 4 Oktober lalu menurut Kusworo, menjadi pelajaran berharga yang tidak perlu terulang kembali. Karena itu Kusworo berharap adanya pertemuan rutin Forkopimda setidaknya sebulan sekali, untuk mendiskusikan persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat, agar keputusan bisa diambil bersama dan tidak saling lempar tanggung jawab.
Sementara Pimpinan DPRD Jember menyambut positif masukan untuk dilakukannya pertemuan rutin Forkopimda. Bahkan sejak lama DPRD mengaku sudah mengusulkan kegiatan tersebut, seperti yang pernah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Namun sayangnya sampai hari ini belum bisa terealisasi.
(875 views)