Tidak ingin kecolongan dampak konflik PSHT dengan Bonek beberapa waktu lalu, Polres Jember akan melakukan pengamanan maksimal, dalam laga antara Persebaya melawan Semeru FC Lumajang di Stadion JSG Rabu besok. Seribu lebih pasukan pengamanan dari TNI dan Polri akan dikerahkan.
Wakapolres Jember Kompol Edo Satya Kentriko Selasa siang menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, Belasan Ribu suporter kedua kesebelasan akan datang ke Jember untuk menyaksikan pertandingan tersebut. Mengingat sebelumnya terjadi konflik antara PSHT dengan Suporter Persebaya hingga menewaskan 2 orang anggota PSHT, pihaknya tidak ingin kecolongan dengan melakukan pengamanan maksimal.
Rencananya selain menerjunkan Seribu lebih personil Polisi dari Polres Jember dan Brimob Polda Jatim, pihaknya juga meminta bantuan personil pengamanan dari unsur TNI, baik dari Brigif 9, Scaba maupun Batalyon Armed. Bahkan untuk jalur lalu lintas Suporter, akan diberlakukan satu arus agar antar suporter tidak saling berpapasan.
Sementara untuk menjamin tidak terjadi konflik antar Suporter di tengah jalan usai pertandingan, pihaknya juga meminta bantuan kendaraan pengangkut dari Polres samping, TNI dan Pemkab Jember, untuk mengantarkan para suporter ke daerah masing-masing dengan pengawalan polisi.
Diberitakan sebelumnya, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo menjamin, tawuran antara Bonek mania dengan PSHT yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu, tidak akan meluas sampai ke Jember. Bahkan dirinya juga sudah memanggil pengurus PSHT dan Bonek di Mapolres Jember beberapa waktu lalu, agar keduanya ikut menjaga keamanan.
(967 views)