Puluhan warga Desa Slateng Ledokombo, Kamis siang mendatangi Mapolres Jember. Mereka minta Kapolres memediasi persoalan mutasi mandor RPH Slateng, yang kemudian berbuntut aksi pembakaran Rumah Dinas Perhutani oleh warga.
Kapolres Jember Akbp Kusworo Wibowo menjelaskan, terjadinya aksi pembakaran Rumah Dinas RPH Slateng berujung pada saling lapor oleh kedua belah pihak. Agar persoalan tidak semakin meruncing, Kapolres berinisiatif mengundang kedua belah pihak ke Mapolres Jember.
Setelah dilakukan mediasi di Aula Rupatama Mapolres Jember yang juga dihadiri Administratur Perhutani, diperoleh kesepakatan keduanya sama-sama mencabut laporan, dan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan dengan didampingi oleh pihak Perhutani.
Sementara Administratur Perhutani Jember Karuniawan Purwanto Sanjaya menjelaskan, untuk persoalan mutasi mandor RPH Slateng, sudah diputuskan untuk tetap menempatkan yang bersangkutan sebagai Mandor RPH Slateng. Kedepan Kurniawan berharap, masyarakat setempat dapat bekerjasama dengan pihak Perhutani, untuk mengembangkan RPH Slateng lebih baik lagi.
(1.008 views)