Sejumlah Camat mengeluhkan minimnya anggaran Kecamatan, sehingga mereka tidak bisa melakukan pembangunan apapun di wilayah mereka, yang selama ini tidak tercover oleh Pemerintah Desa. Diharapkan dalam P-APBD mendatang Tim Anggaran dan Badan Anggaran mempertimbangkan adanya alokasi tambahan untuk Pemerintah Kecamatan.
Dalam rapat pembahasan KUA PPAS antara Tim Anggaran dan Badan Anggaran Rabu siang, Camat Jenggawah Rachman Hidayat mengatakan, saat ini Pemerintah Desa sedang giat-giatnya melakukan pembangunan infrastruktur untuk warganya, khususnya infratruktur jalan.
Namun ada beberapa titik yang sebenarnya menjadi icon Kecamatan seperti Lapangan Jenggawah, sama sekali tidak tersentuh dan tidak terawatt. Rahman berandai-andai jika Kecamatan memiliki anggaran, tentu untuk melakukan pembenahan bisa dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan.
Sendainya ada anggaran lebih Rahman berharap, Tim Anggaran Dan Badan Anggaran mempertimbangkan diberikannya alokasi anggaran tambahan untuk Kecamatan, agar bisa melakukan kegiatan sendiri khususnya kegiatan yang tidak tercover oleh Pemerintah Desa. Meski Kecamatan bukan merupakan OPD tehnis, dalam pelaksanaannya tentu Kecamatan bisa bermitra dengan OPD terkait.
Hal berbeda disampaikan Camat Kaliwates Bambang Saputro. Menurut Bambang, anggaran yang melekat di Kecamatan saat ini menurutnya sudah cukup, apalagi Kecamatan bukan merupakan OPD Tehnis yang bisa menangani proyek infrastruktur.
Bambang hanya mengusulkan adanya insentif tambahan bagi Ketua RT dan RT, dari yang sebelumnya 150 Ribu Rupiah perbulan menjadi 200 Ribu perbulan. Sebab keberadaan Ketua RT dan RW khususnya diwilayah perkotaan, sangat penting dalam rangka membantu tugas pemerintah khsusunya terkait administrasi.
(1.067 views)