Kepala Inspektorat Pemkab Jember Sudjito mengakui, makin banyanya pejabat mengundurkan diri, cuti besar dan pensiun dini, merupakan fenomena yang tidak baik dalam pemerintahan. Hal ini disampaikan Sudjito di dalam forum rapat bersama DPRD Jember Kamis siang.
Dalam rapat Pembahasan KUA PPAS Perubahan APBD 2017, Ayub mempertanyakan tupoksi kewenangan Inspektorat, yang salah satu diantaranya melakukan pengawasan terhadap PNS. Ayub meminta pendapat secara profesional Sudjito selaku Kepala Inspektorat, terhadap banyaknya pejabat di lingkungan Pemkab yang mundur dari jabatannya.
Mestinya lanjut Ayub, jika menjalankan tugasnya secara profesional Inspektorat tentu sudah menelaah dan melakukan kajian, terhadap fenomena yang berkembang semasa pemerintahan Bupati Faida. Karena itu Ayub meminta pendapat Sudjito atas banyaknya pejabat yang mundur dari jabatannya.
Mendapat pertanyaan tersebut Sudjito mengakui, selalu mengikuti perkembangan yang terjadi di lingkungan birokrasi. Sudjito juga mengakui banyaknya pejabat yang mundur, merupakan sebuah fenomena yang tidak baik dalam pemerintahan.
Meski demikian lanjut Sudjito, secara hirarki Inspektorat merupakan kepanjangan tangan Bupati. Sehingga sebagai bawahan, dirinya tidak bisa melakukan tindakan melebihi kewenangannya, sebelum ada perintah dari Bupati sebagai Pimpinannya.
Diberitakan sebelumnya, selama dua tahun berjalan masa pemerintahan Bupati Faida, sudah ada belasan pejabat Pemkab Jember mengajukan mundur dari jabatannya, bahkan beberapa diantaranya mengajukan pensiun dini. Di antaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Perpustakaan Daerah, Kepala Dispendik dan sejumlah Kasi dan Kabid.
(1.237 views)