Meski sudah ditetapkan sebagai progam nasional, baru Polres Jember satu-satunya yang sudah melaksanakan simulasi penanganan kebakaran hutan. Simulasi pemadaman kebakaran hutan yang diinisiasi Polres Jember ini, dilakukan Rabu pagi di Desa Seputih Mayang.
Kepada sejumlah wartawan Kapolres Jember Akbp Kusworo Wibowo menjelaskan, berdasarkan data yang ada, di Jember terdapat sedikitnya 4 kawasan hutan yang memiliki titik panas cukup rawan. Di antaranya Kawasan Hutan Silo, Mayang, Wuluhan dan Sumberjambe.
Karena itu dirinya berinisiatif melakukan simulasi pemadaman kebakaran hutan, dengan menggandeng pihak Perhutani, BPBD, Satpol PP dan TNI. Diharapkan dengan simulasi ini bisa menambah tingkat kewaspadaan semua elemen, untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan.
Disela-sela simulasi pemadaman kebakaran hutan lanjut Kusworo, pihaknya sengaja melakukan penanaman sekat bakar seperti tanaman kopi, serta pembabatan rumput kering yang rawan terbakar, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar hutan.
Sementara Administratur Perhutani KPH Jember Karuniawan Purwanto Sanjaya, memberikan apresiasi dilaksanakannya simulasi yang digagas Polres Jember. Menurut Iwan, meski saat ini simulasi pemadaman kebakaran hutan sudah ditetapkan menjadi progam nasional, namun nyatanya baru Polres Jember yang sudah melaksanakannya.
(911 views)