Mayoritas PKL Kampus Menolak Relokasi

Dengan alasan khawatir pendapatannya menurun, mayoritas PKL Kampus menolak rencana Pemkab melakukan relokasi PKL Kampus, meski Pemkab berencana melakukan perbaikan trotoar dan saluran drainase.

Ketua Paguyuban PKL Kampus Harsono menjelaskan, sejak muncul wacana dilakukannya relokasi tahun 2016 lalu, dirinya berkoordinasi dengan seluruh PKL Kampus. Dan mayoritas mereka menolak, karena khawatir pendapatannya menurun.

Jumlah pkl kampus lanjut Harsono, sekitar 500 orang yang seluruhnya asli warga Jember. Jika kemudian mata pencaharian mereka mati, berarti akan menambah pengangguran baru di Kabupaten Jember.

Harsono meminta Bupati menepati janjinya, untuk berdialog dengan PKL sebelum melakukan penertiban. Diharapkan dari dialog tersebut dapat ditemukan solusi terbaik tanpa konflik.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Jember berencana melakukan perbaikan trotoar dan saluran drainase di kawasan Kampus. Bahkan DPU BMSDDA merencanakan 2 minggu lagi sudah mulai dikerjakan, karena khawatir anggaran untuk perbaikan tidak dapat terserap kembali.

(904 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.