Meskipun sudah ada dua maskapai penerbangan yang melalui Bandara Notohadi Negoro Jember, diperkirakan ocupansi penumpang tidak akan mengalami penambahan. Sebab kedua maskapai yang masuk sama-sama dengan tujuan Jember Surabaya.
Menurut Kepala UPT Bandara Notohadinegoro Jember Edi Purnomo, berdasarkan hasil survey sebenarnya permintaan cukup tinggi untuk tujuan Jakarta dan Denpasar. Sehingga masuknya maskapai baru untuk tujuan yang sama, diperkirakan tidak akan berpengaruh terhadap occupancy penumpang.
Selama ini dengan hanya maskapai Garuda Indonesia, jumlah penumpang perhari sekitar 85 persen. Masuknya Wings Air dengan rute yang sama yakni Jember Surabaya, hanya akan menambah volume penerbangan tetapi tidak akan berpengaruh signifikan terhadap penambahan penumpang.
Diberitakan sebelumnya, per tanggal 1 Agustus lalu, selain Garuda Indonesia yang selama ini beroperasi di Bandara Noto Hadinegoro, juga masuk maskapai baru Wings Air yang melayani penerbangan jurusan Surabaya-Jember PP.
Fasilitas Bandara Notohadinegoro Jember memang masih terbilang kurang memadai,. Dengan kemampuan runway 23 ton, Bandara Notohadinegoro Jember hanya mampu dilalui pesawat jenis Atr-72. Sedangkan untuk pesawat jenis Boing, runway harus memiliki kemampuan minimal 40 ton.
(1.014 views)