Komisi C DPRD Jember Senin pekan depan akan memanggil panitia seleksi direksi PDP dan PDAM, untuk mengklarifikasi sejumlah kejanggalan. Hal ini disampaikan ketua komisi C DPRD Jember Siswono.
Menurut Siswono, dirinya mensinyalir adanya ketidakterbukaan dalam proses seleksi direksi PDP dan PDAM. Setelah melakukan proses seleksi hingga memakan waktu 7 bulan, tiba-tiba terjadi pelantikan tanpa ada penjelasan hasil seleksi kepada publik.
Semakin aneh menurut Siswono, ketika yang dilantik hanya dirrektur utama PDAM serta direktur utama dan direktur produksi PDP. Sedangkan 2 jabatan direktur PDAM dan 1 jabatan direktur PDP dibiarkan kosong. Pansel harus memberikan penjelasan, karena kekosongan jabatan direktur ini pasti akan mengganggu kinerja dua perusahaan plat merah tersebut.
Waktu 7 bulan hanya untuk proses seleksi menurut Siswono, merupakan waktu yang terlalu lama. Padahal peserta diwajibkan mengganti biaya seleksi senilai 25 juta rupiah, jika tidak hadir saat dipanggil. Ini artinya pansel menyandera peserta seleksi selama 7 bulan, karena mereka tidak tahu pasti kapan hasil seleksi akan diumumkan.
(964 views)