Gubernur Jawa Timur Sukarwo, akan memeriksa langsung kebanaran informasi terkait polemik pelantikan kepala SMA-SMK oleh Bupati Jember beberapa waktu lalu. Sebab berdasarkan laporan bupati, SK Kepala Sekolah itu sudah dibuat tertanggal 27 september lalu.
Usai menghadiri acara silaturahmi FORKOMPIMDA Jawa Timur di Hotel Cempaka jumat siang, Sukarwo mengaku sudah menerima informasi tersebut. Jika berdasarkan laporan bupati Faida kepadanya, SK pengangkatan Kepala SMA-SMK tersebut sudah diterbitkan sejak 27 september lalu. Hanya saja untuk pelantikannya terlambat hingga tanggal 3 oktober.
Untuk itu lanjut Sukarwo, sesampai di Surabaya nanti, dirinya akan melakukan cek langsung terhadap berkas P2D yang sudah ditandatangani Bupati, tertanggal 30 september lalu.
Diberitakan sebelumnya, pelantikan Kepala SMA-SMK yang dilakukan Bupati Jember Faida tanggal 3 oktober lalu menimbulkan polemik. Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Syaiful Rahman menilai, SK yang dikeluarkan Bupati tersebut tidak sah dan dianggap tidak pernah ada. Awal november mendatang menurut Syaiful, Gubernur akan melantik 700 lebih Kepala SMA-SMK se Jawa Timur, dan mengembalikan kepala SMA-SMK yang diberhentikan oleh Bupati ke posisi semula.
Sigit
(992 views)