BPBD Akan Membentuk Relawan Tanggap Bencana Berbasis Komunitas

Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Jember, tidak hanya mengandalkan alat early warning system atau EWS untuk meminimalisir dampak bencana, tetapi juga akan membentuk relawan tanggap bencana berbasis komunitas.
Kepala BPBD Jember Suhanan menjelaskan, dengan keterbatasan personil penanganan bencana tidak bisa hanya dengan mengandalkan BPBD. Tetapi dibutuhkan peran serta langsung dari masyarakat, yang tentu saja sudah memiliki pengetahuan cukup terkait kebencanaan.
Karena itu menurut Hanan, pihaknya akan melibatkan sejumlah komunitas untuk menjadi relawan seperti banser tanggap bencana atau bagana, serta komunitas-komunitas lainnya.
Sebelumnya Hanan menjelaskan bahwa berdasarkan informasi BMKG, curah hujan di Kabupaten Jember musim ini diprediksi tertinggi di banding daerah lain. Untuk itu per tanggal 30 September ini, status Kabupaten Jember ditingkatnya menjadi siaga bencana.
Rusdi

(969 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.