Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah yang diprediksi akan mengalami curah hujan paling tinggi musim ini. Sehingga per 30 September hari ini, Kabupaten Jember di tetapkan sebagai daerah siaga bencana.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Daerah BPBD Jember Suhanan, berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, curah hujan di Kabupaten Jember diperkirakan sangat tinggi, hingga berpotensi menimbulkan bencana.
Sebagai langkah antisipasi lanjut Hanan, bersamaan dengan di tetapkannya status siaga bencana di Jember, pihaknya melakukan pemetaan wilayah rawan, yang akan di tindaklanjuti dengan pembentukan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana sesuai potensi bencana di daerahnya.
Lebih jauh Suhanan menerangkan, selain rawan bencana akibat curah hujan seperti banjir dan tanah longsor, Jember juga memiliki potensi bencana gunung berapi. Setidaknya di Jember tercatat 3 kecamatan rawan bencana gunung berapi, dan 6 kecamatan rawan tsunami.
Rusdi
