MOU TPID 5 Kabupaten Bisa Menjadi Embrio Strategi Kawasan

Bank Indonesia berharap MOU yang di lakukannya bersama Tim Pengendali Inflasi di 5 kabupaten wilayah tapal kuda, bisa menjadi embrio strategi kawasan yang ingin di kembangkan di Jawa Timur. Tinggal pemerintah daerah di lima kabupaten tersebut mengembangkannya untuk sektor-sektor yang lain.

Keopala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Jember Ahmad Bunyamin menjelaskan, beberapa waktu lalu pihaknya memang sudah membuat MOU dengan 5 kabupaten, tetapi baru sebatas urusan pangan, sektoral dan produk unggulan. Sehingga akan sangat bermanfaat ketika konsep ini di kembangkan di sektor lain oleh pemerintah daerah.

Awalnya masing-masing daerah harus memiliki pemetaan komoditas produk unggulan di masing-masing daerah. Berdasarkan pemetaan ini bisa dikerjasamakan, baik melalui government to geverment, ataupun bisnis to bisnis. Selain untuk mengurangi cost produksi khususnya biaya transportasi, juga bisa untuk meningkatkan perekonomian masing-masing daerah.

Lebih jauh Bunyamin menjelaskan, tentu untuk membuat strategi kawasan ini berjalan maksimal, diperlukan adanya regulasi yang jelas. Dalam hal ini menurut Bunyamin, pemerintah propinsi bisa menjadi fasilitator kesepakatn antar kepala daerah.

Sigit

(830 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.